Lokasinya berada di daerah Gubeng, dekat dengan stasiun terbesar di ibukota Jawa Timur. Di seberang jalan kita akan melihat rel kereta api, sehingga saat menikmati bakso ini kita akan senantiasa mendengar deru kereta api yang sedang melintas.
Tempat untuk makan bakso ini cukup unik dan luas. Sehingga kita yang makan akan terasa nyaman. Menempati area bekas rumah tua, sehingga jika melihat dan masuk ke dalam akan kental rasa rumah tersebut. Konsep kuliner di dalam rumah adalah lesehan.
Tapi kali ini kita akan menikmati di area luar yang cukup luas. Menu yang ada bukan hanya bakso, meski papan nama yang tertera adalah Bakso Solo. Yaitu terdapat bakso kikil, mie ayam, nasi goreng dan menu lainnya yan cukup beragam.
Tentu saja kali ini kita akan menikmati bakso spesial ala Solo. Saat pelayan menyajikan bakso tersebut, woow, ini baru pertama kali mangkok yang disediakan sangat besar. Sehingga siapa penikmat bakso yang suka sekali dengan kuah bakso yang menyegarkan akan cukup dimanjakan.
Isi didalam bakso selain 3 pentol yang menggoda, juga terdapat 1 tahu isi daging serta mie bihun dan mie kuning. Tidak lupa yang menjadi khas bakso solo, yaitu terdapat sayuran didalam kuah. Menambah nikmat dari citarasa bakso.
Monday, June 11, 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Sudah lama nih ga kuliner bakso. Dan akhirnya pada hari Minggu ku turut ayah ke kota, eh, bukan. Pada hari minggu memang waktu yang tepat un...
-
PENYAJIAN bakso kini semakin variatif. Salah satunya bakso telur puyuh dari Bakso Tukul Arwana. "Kita memakai telur puyuh yang dim...
-
Bermula dari menghindari kemacetan yang sering terjadi di jalanan sekitar TP (Tunjungan Plaza) memaksa kita mencari rute yang lebih lancar. ...
-
Pukul 10.50, sudah banyak motor parkir di halaman Bakso Cak Pitung. Padahal warung bakso baru buka jam 11.00. Bakso ini terkenal enak dan la...

No comments:
Post a Comment