Sebagai warga negara Indonesia, kita memang harus bangga. Kebudayaan sangatlah beragam. Kita bisa melihat rumah, pakaian adat, tari-tarian, makanan daerah dan lain sebagianya yang masing-masing daerah berbeda.
Untuk makanan yang cukup "nasional" seperti nasi goreng, sate dan bakso pun juga ada beda secara daerah. Contohnya untuk sate ada 2 yang terkenal, yaitu sate Madura dan sate Padang. Sedangkan untuk bakso ada 2 juga, yaitu bakso Malang dan bakso Solo.
Kali ini yang akan kita cicipi adalah Bakso Solo yang berlokasi di Jalan Jolotundo, Surabaya. Rasanya memang khas Solo. Kita makan secara perlahan-lahan kita akan rasakan teksture pentol yang halus. Akan kita rasakan tiap gigitan pentol dan gurihnya kuah hingga tetes terakhir.
Hanya saja lebar di jalan Jolotundo yang tidak terlalu lebar, meskipun dibuat 1 arah saja, namun karena cukup banyak kendaraan yang lalu-lalang, sehingga terasa sempit. Apalagi jika ada kendaraan yang parkir di pinggir jalan, agar terasa sekali sempitnya. Sehingga kekurangnyamanan ini terkadang menular pada kurangnya pelayanan saat kuliner berlangsung.
Monday, May 28, 2012
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Related Posts
-
Letaknya berada di pertigaan jalan Platuk - Pogot - Randu di sekitar area Surabaya Timur. Meski daerah yang cukup "terpencil" di S...
-
Letaknya di daerah Industri Sedati Sidoarjo. Lokasinya cukup strategis, yaitu di sudut pertigaan antara arah perumahan Puri, arah ke Gedanga...
-
Di sepanjang jalan Kalasan Surabaya banyak didominasi para penjual makanan. Makanan yang paling banyak adalah tahu campur. Makanan khas Sura...
-
Bakso dengan embel-embel kota Malang memang punya cita rasa khas, dimana setiap pentol halus yang digigit rasanya nyaman dilidah. Begitu j...
-
Sebelumnya aku tidak terlalu suka dengan bakso. Makanan berkuah dengan daging yang diolah menjadi berbentuk bola ini bukanlah salah satu mak...

No comments:
Post a Comment